PAMEKASAN — Suasana Ramadhan di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, terasa lebih khidmat dan semarak. Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, menghadiri langsung Opening Ceremony Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Festival Bazar Ramadhan yang digelar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Samatan.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Proppo, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal. Kehadiran Dandim 0826 Pamekasan menjadi penyemangat tersendiri bagi panitia dan peserta, khususnya para santri dan anak-anak penghafal Al-Qur’an yang mengikuti lomba.
Sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan, Dandim melakukan pemotongan pita pembukaan Lomba Tahfidz Al-Qur’an. Prosesi berlangsung khidmat dan disambut tepuk tangan meriah dari para undangan dan warga yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Dandim 0826 Pamekasan menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terlebih karena dilaksanakan di lingkungan koperasi desa yang masih tergolong baru. Ia mengapresiasi inovasi Kepala Desa Samatan yang mampu memadukan kegiatan keagamaan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
“Saya sangat bangga dengan kegiatan ini, apalagi dilaksanakan di Koperasi Desa yang masih baru. Ini menunjukkan semangat dan kreativitas luar biasa dari pemerintah desa. Saya salut kepada Kepala Desa Samatan atas inovasinya dalam memajukan desa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lomba Tahfidz Al-Qur’an bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan mental dan karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu melatih keberanian, kepercayaan diri, serta menanamkan nilai-nilai religius sejak dini.
“Lomba Tahfidz ini bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga membentuk mental anak-anak agar berani tampil dan percaya diri. Ini modal penting untuk masa depan mereka,” jelasnya.
Dandim berharap kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi perkembangan keagamaan dan moralitas generasi muda di Desa Samatan, sekaligus mendorong kemajuan desa dan Kabupaten Pamekasan secara umum.
Sementara itu, Kepala Desa Samatan, H. Tamyis, menyampaikan harapannya agar kegiatan berjalan lancar dan melahirkan bibit-bibit baru penghafal Al-Qur’an. Ia juga menegaskan bahwa rangkaian acara akan ditutup dengan Festival Bazar Ramadhan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
“Melalui bazar ini, kami ingin masyarakat ikut merasakan manfaat Ramadhan, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dari sisi ekonomi. Ini bagian dari upaya membangun desa yang religius dan mandiri,” ujarnya.
Kegiatan Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Festival Bazar Ramadhan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara nilai keagamaan, pemberdayaan ekonomi, dan kebersamaan masyarakat mampu menghadirkan Ramadhan yang lebih bermakna di Desa Samatan.












