Pemerintahan

BKPSDM Sumenep Perkuat Profesionalisme ASN Lewat Workshop Penilaian Kinerja 2025

321
×

BKPSDM Sumenep Perkuat Profesionalisme ASN Lewat Workshop Penilaian Kinerja 2025

Sebarkan artikel ini

Sumenep — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mengikuti Workshop Penilaian Kinerja untuk Integrasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini menjadi agenda strategis untuk memperkuat profesionalisme ASN sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis kinerja.

Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun manajemen ASN yang profesional dan akuntabel. Melalui optimalisasi penilaian kinerja, diharapkan layanan publik semakin berkualitas.

 “Kegiatan ini adalah langkah penting untuk mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui optimalisasi kinerja ASN,” ujarnya saat membuka kegiatan, Kamis (11/12/2025).

Arif juga berharap kegiatan ini mendorong ASN jabatan fungsional memperkuat kapasitas dan siap beradaptasi dengan sistem penilaian kinerja yang terus berkembang.

 “Kami ingin ASN jabatan fungsional menjadi teladan profesionalisme dan integritas, untuk mewujudkan birokrasi yang modern, responsif, dan berorientasi pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penilaian kinerja tidak boleh dipahami sebagai rutinitas administratif, namun sebagai instrumen manajemen yang memastikan setiap ASN memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Workshop yang diikuti 100 ASN tersebut berlangsung selama dua hari, 11–12 Desember 2025. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme penilaian kinerja yang terintegrasi dengan angka kredit jabatan fungsional, termasuk penyusunan, pengelolaan, hingga pertanggungjawaban kinerja secara profesional.

Selain itu, workshop ini juga bertujuan menyamakan persepsi antara atasan langsung, pejabat penilai, dan pejabat fungsional agar proses penilaian kinerja berjalan objektif, transparan, dan sesuai prinsip manajemen talenta serta nilai dasar ASN BerAKHLAK.

“Semoga workshop ini memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah maju dalam mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing,” pungkas Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *