NasionalSosial

Dari Jakarta ke Aceh Tamiang, Praneda Care Foundation Kembali Salurkan Bantuan Pascabencana

403
×

Dari Jakarta ke Aceh Tamiang, Praneda Care Foundation Kembali Salurkan Bantuan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang — Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan Praneda Care Foundation dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Setelah sebelumnya hadir di wilayah tersebut, lembaga filantropi ini kembali mengarahkan langkahnya ke Aceh Tamiang yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses listrik dan sarana dasar pascabencana.

Tim Praneda Care Foundation berangkat dari Jakarta menuju Aceh Tamiang dengan membawa sejumlah bantuan peralatan vital. Rombongan dipimpin oleh Tysar Praneda, yang hadir mewakili Praneda Care Foundation, bersama tim Zaky, Noel, dan Bimas.

Perjalanan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan aktivitas sehari-hari setelah bencana melanda.

Setibanya di lokasi, kedatangan tim disambut baik oleh masyarakat setempat.

Pemerintah daerah Aceh Tamiang pun memberikan perhatian terhadap aksi kemanusiaan tersebut. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Praneda Care Foundation terhadap warganya yang masih dalam proses pemulihan.

Tysar Praneda merupakan putra dari pasangan pengacara Brian Praneda dan Yessy Praneda. Di bawah dorongan keluarga, Praneda Care Foundation terus berupaya hadir di wilayah-wilayah yang membutuhkan bantuan nyata, terutama di daerah yang terdampak bencana alam dan mengalami keterbatasan sarana dasar.

Penyaluran bantuan tambahan ini berawal dari laporan tokoh pemuda Aceh Tamiang yang juga berprofesi sebagai wartawan Detikzone.id.

Melihat kondisi lapangan yang masih minim penerangan dan fasilitas pendukung, ia menyampaikan permintaan bantuan kepada Yessy Praneda, agar masyarakat dapat segera memperoleh mesin kompresor air, genset berkapasitas besar, lampu penerangan, serta kebutuhan penunjang lainnya.

Menanggapi laporan tersebut, Praneda Care Foundation segera bergerak. Bantuan yang disalurkan meliputi genset lengkap dengan kabel, lampu penerangan, kompresor/jet cleaner, kereta dorong, cangkul, sekop, tandon air, kompor gas beserta selang regulator, kelambu, kain, sejadah, mukena, sepatu bot, obat-obatan, pompa air, jerigen, serta solar. Seluruh bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Kota Lintang Bawah, Rantau, Desa Bundar, Bandar Pusaka, dan Desa Babo, Aceh Tamiang.
Owner Praneda Care Foundation, Yessy Praneda, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan membantu warga menjalani aktivitas sehari-hari di tengah keterbatasan yang masih ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Praneda Care Foundation juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan dan penyaluran bantuan. Dukungan datang dari Keluarga Besar Hukum Universitas Trisakti (HUT 026/1985), Brian Praneda, Andi Verawati, Imelda, Nova Paloh, Lanny Bambang, Husna Sherly, Ferlita Shafri, Inggriani Theresia, Oscar Stevanus, Masagus Umar Fuad, Ferra Violita, Ajib, Warsih, Lita (Mama Tom), Kak Mitta, serta Fitri Nur Eliza.

Praneda Care Foundation berharap seluruh kebaikan dan kepedulian para donatur tersebut menjadi amal ibadah, serta membawa keberkahan bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah Aceh Tamiang dan Irfan Syahputra, Sekretaris DPD Nasdem Tamiang.

Sebelumnya, Praneda Care Foundation juga tercatat telah berkontribusi dalam pembangunan musala umum Detikzone.id serta menyalurkan donasi sebesar Rp37 juta untuk pengadaan Ambulans Umat Detikzone di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Konsistensi ini menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam mendukung kebutuhan sosial dan kemanusiaan di berbagai daerah.

Salah satu warga Aceh Tamiang, Chaidir Azhar, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, bantuan dari kakak-kakak Praneda Care Foundation sangat kami syukuri. Bantuan ini benar-benar membantu masyarakat Aceh Tamiang di tengah kondisi pascabencana yang masih serba terbatas. Semoga seluruh kebaikan ini dibalas oleh Allah dengan keberkahan dan kesehatan bagi seluruh tim Praneda Care Foundation,” ujarnya.

Bantuan yang hadir di Aceh Tamiang ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bergantung pada waktu, tetapi juga pada kepedulian yang terus menyertai.

Ketika kebutuhan dasar dijawab secara nyata dan tepat, masyarakat memiliki ruang untuk kembali berdiri dan menata kehidupan. Di tengah keterbatasan, kehadiran Praneda Care Foundation menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih terus bekerja—tenang, konsisten, dan memberi arti bagi mereka yang sedang berjuang untuk pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *