Pendidikan

SDN Panaongan III Sumenep Luncurkan Program Intrakurikuler Pencak Silat, Hobi Siswa Jadi Prestasi

352
×

SDN Panaongan III Sumenep Luncurkan Program Intrakurikuler Pencak Silat, Hobi Siswa Jadi Prestasi

Sebarkan artikel ini

Sumenep –  SDN Panaongan III kembali menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan dengan membuka program intrakurikuler baru berupa Pencak Silat. Program ini resmi dimulai pada Sabtu, 10 Januari 2026, dan langsung mendapat sambutan antusias dari para siswa.

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, yang dikenal ikonik dengan blangkon khasnya, menjelaskan bahwa penambahan program intrakurikuler ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan potensi dan minat siswa sejak dini.

“Pertama, program ini untuk menyalurkan hobi dan minat siswa, khususnya yang menyukai seni bela diri. Kedua, kami ingin mengarahkan hobi tersebut ke kegiatan yang lebih positif dan berprestasi, bukan ke arah negatif seperti berkelahi atau perilaku menyimpang lainnya,” ujar Agus Sugianto saat ditemui di sela kegiatan.

Untuk merealisasikan program tersebut, SDN Panaongan III menggandeng Perguruan Silat (PS) Benteng Sejati, yang kebetulan juga berlokasi di Desa Panaongan. Perguruan ini dikenal memiliki rekam jejak yang baik dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi hingga tingkat provinsi.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pembinaan yang tepat dan profesional bagi para siswa. Latihan pencak silat dijadwalkan rutin setiap hari Sabtu, sebagai bagian dari kegiatan intrakurikuler sekolah.

Ketua PS Benteng Sejati, H. Salehodin, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak sekolah. Ia pun berkomitmen penuh untuk membina para siswa dengan sungguh-sungguh.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Insyaallah kami akan mendidik dan menggembleng para siswa sebaik mungkin agar kelak bisa mengharumkan nama sekolah dan Desa Panaongan melalui prestasi pencak silat,” ungkap H. Salehodin.

Dengan dimulainya program pencak silat ini, SDN Panaongan III berharap tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan mampu berprestasi di bidang non-akademik, khususnya seni bela diri tradisional Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *