Berita

Bentengi Anak di Era Digital, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Sosialisasi KGBO dan Parenting Digital

253
×

Bentengi Anak di Era Digital, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Sosialisasi KGBO dan Parenting Digital

Sebarkan artikel ini

Sumenep –  SDN Pasongsongan I kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan adaptif terhadap perkembangan zaman dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Kejahatan Berbasis Gender Online (KGBO) dan Parenting Digital pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh wali murid dengan penuh antusias dan berlangsung hangat serta interaktif.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah itu menghadirkan narasumber Agus Sugianto yang tampil khas dengan blangkon ikoniknya. Sosok yang dikenal aktif dalam dunia pendidikan tersebut membawakan materi dengan gaya komunikatif sehingga mudah dipahami para peserta.

Kepala SDN Pasongsongan I, Mariyatul Qiptiyah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kebutuhan penting di tengah derasnya arus digitalisasi yang saat ini tidak bisa dihindari.

 

“Ini adalah bagian dari kebutuhan pendidikan saat ini. Anak-anak kita hidup di era digital, sehingga orang tua juga harus memahami bagaimana mendampingi mereka secara benar. Kami berharap wali murid yang hadir dapat memetik hikmah dari kegiatan ini untuk mengantisipasi maraknya KGBO akhir-akhir ini serta mampu menerapkan pola asuh yang tepat kepada seluruh peserta didik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Agus Sugianto menjelaskan berbagai bentuk Kejahatan Berbasis Gender Online yang saat ini rentan menyasar anak-anak dan remaja, mulai dari perundungan digital, penipuan berkedok media sosial, eksploitasi daring, hingga penyalahgunaan data pribadi.

 

Ia juga menjelaskan dampak serius KGBO terhadap perkembangan mental dan psikologis siswa apabila tidak segera diantisipasi sejak dini.

 

“Pengawasan orang tua menjadi benteng utama. Anak perlu diberikan pemahaman tentang penggunaan gawai yang sehat, etika bermedia sosial, serta keberanian untuk melapor jika mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan digital,” jelasnya.

 

Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung sangat interaktif. Para wali murid aktif mengajukan pertanyaan serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi anak-anak saat menggunakan gadget dan media sosial.

 

Suasana semakin hidup ketika beberapa wali murid membagikan pengalaman mereka terkait penggunaan telepon pintar oleh anak di rumah serta tantangan dalam membatasi akses digital.

 

Salah seorang wali murid berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan tema-tema lain yang relevan dengan kondisi generasi saat ini.

 

“Kami sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Semoga ke depan ada lagi materi lain yang juga penting untuk anak-anak, misalnya tentang antisipasi bahaya narkoba dan pergaulan bebas,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, SDN Pasongsongan I berharap terbangun sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar tetap aman, cerdas, dan bijak menghadapi tantangan dunia digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *