Sumenep – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa begitu kuat di halaman SDN Soddara I pada Jumat, 29 Mei 2026. Melalui kegiatan bertajuk LIBAS JAMAN (Religi dan Bakti Sosial Jumat Manis), seluruh warga sekolah menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, kepedulian, dan semangat berbagi sejak dini.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang diikuti oleh murid, guru, serta seluruh keluarga besar sekolah dengan penuh khidmat. Momentum religius tersebut menjadi bentuk ikhtiar bersama agar seluruh warga sekolah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menuntut ilmu dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya memperkuat nilai spiritual, kegiatan “LIBAS JAMAN” juga menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial melalui bakti sosial berupa penggalangan dana untuk membantu murid kurang mampu. Semangat gotong royong dan rasa empati tampak begitu hidup ketika seluruh warga sekolah dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu sesama.
Kepala SDN Soddara I, Sarkawi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang harus terus ditanamkan kepada peserta didik.

“Sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan nilai keimanan, kepedulian, dan rasa kemanusiaan. Melalui kegiatan LIBAS JAMAN ini, kami ingin membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peduli, gemar berbagi, dan mampu hidup dalam semangat kebersamaan,” tuturnya.
Kehangatan kegiatan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati makan bersama dengan menu masakan lokal sederhana yang disiapkan penuh rasa kekeluargaan. Gelak tawa, canda, dan kebersamaan menjadi pemandangan indah yang memperlihatkan eratnya hubungan antarwarga sekolah.

Program “LIBAS JAMAN” dinilai menjadi salah satu langkah positif dalam mendukung Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (P7KAIH) melalui penanaman nilai religius, kepedulian sosial, disiplin, dan penguatan silaturahmi di lingkungan pendidikan.
Dengan semangat religius dan budaya berbagi yang terus ditanamkan, SDN Soddara I berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan menjadi gerakan pendidikan karakter yang mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, peduli sesama, dan kuat dalam kebersamaan.












