Berita

Pengurus Baru JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Tiga Kunci: Kompak, Percaya, Satu Frekuensi

298
×

Pengurus Baru JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Fauzi Tekankan Tiga Kunci: Kompak, Percaya, Satu Frekuensi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP — Langkah baru Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep resmi dimulai. Kepengurusan periode 2026-2029 dikukuhkan di Ballroom Myze Hotel Sumenep, Selasa (15/9/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi JSI untuk meneguhkan kembali komitmennya dalam menjalankan amanah jurnalistik, tidak hanya melalui pemberitaan berbasis fakta dan etika, tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian serta empati kepada masyarakat.

Komitmen itu bahkan ditunjukkan sejak awal rangkaian kegiatan. Sebelum prosesi pengukuhan berlangsung, JSI menggelar santunan dan pemberian bingkisan kepada anak yatim.

Sebanyak 19 anak yatim menerima santunan secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH bersama Ketua JSI Sumenep Igusty Madani.

Ketua Panitia Pelaksana, David Siregar, mengatakan kegiatan sosial tersebut sengaja ditempatkan sebagai bagian awal rangkaian pengukuhan.

“JSI ingin memulai kepengurusan dengan berbagi. Kami berharap kegiatan ini menjadi energi positif untuk menjalankan amanah jurnalistik selama tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Setelah rangkaian sosial, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Tari Muang Sangkal yang dibawakan Sanggar Melati Pote.

Prosesi pengukuhan kemudian dilakukan Dewan Penasehat JSI Ahmadineja, S.Kom., M.Kom. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar serta penyerahan pataka kepada Ketua JSI Sumenep.

“Dengan memohon rida Allah SWT, saya mengukuhkan JSI Sumenep untuk periode 2026-2029. Semoga seluruh pengurus menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis,” kata Ahmadineja.

Kepengurusan JSI Sumenep periode 2026-2029 dipimpin Igusty Madani sebagai ketua. David Siregar sebagai wakil ketua, Thoifur Aliwafa sebagai sekretaris, dan Ibnu sebagai bendahara.
Dalam sambutannya, Igusty Madani menegaskan bahwa kepengurusan baru membawa amanah untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mempertahankan independensi organisasi.

“Kami memegang amanah dan kepercayaan masyarakat. JSI adalah wadah independen dan beretika untuk membangun Sumenep melalui fakta, karya, dan empati,” tegasnya.

Menurutnya, kerja jurnalistik tidak boleh dilepaskan dari fakta dan etika. Pers harus mampu memberikan kritik ketika menemukan persoalan, namun juga memberikan apresiasi ketika terdapat keberhasilan yang patut diketahui masyarakat.

“Kalau ada keberhasilan kita harus apresiasi, kalau ada yang keliru kita kritisi. Kritik dan apresiasi harus disampaikan berdasarkan fakta agar pembangunan berjalan terbuka dan masyarakat memperoleh informasi yang benar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa profesi jurnalistik harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, seorang wartawan tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap persoalan yang terjadi di sekitarnya.

“Jadikan profesi dan jabatan ini untuk memberikan manfaat kepada sesama. Karya tulisan jangan hanya menjadi informasi, tetapi juga harus memberi edukasi,” kata Igusty.

Sementara itu, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus JSI yang baru dikukuhkan.

Ia berharap JSI dapat memberikan kontribusi positif melalui karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus ikut mendorong pembangunan daerah.

“Selamat kepada pengurus JSI Sumenep. Semoga kehadirannya semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun Sumenep melalui karya jurnalistik,” ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, wartawan memiliki kelebihan karena mampu melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang. Kemampuan tersebut, kata dia, harus digunakan untuk menghasilkan pemberitaan yang berbobot dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Sudut pandang wartawan sangat luas. Itulah kelebihan wartawan. Karena itu, tulisan yang dibuat harus berbobot, berimbang, dan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga menempatkan media sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Pemkab Sumenep berterima kasih kepada seluruh jurnalis. Media menjadi salah satu corong informasi pemerintah, sehingga kebijakan dan pembangunan bisa diketahui masyarakat,” tuturnya.

Di hadapan jajaran JSI, Bupati Fauzi kemudian menitipkan tiga pesan penting yang diharapkan menjadi pegangan organisasi selama menjalankan kepengurusan periode 2026-2029.

Pesan pertama adalah menjaga kekompakan. Kedua, membangun kepercayaan. Ketiga, memastikan seluruh anggota berada dalam satu frekuensi.

“JSI harus kompak, saling percaya, dan percaya kepada nahkodanya. Yang tidak kalah penting, seluruh anggota harus berada dalam frekuensi yang sama,” tegasnya.

Bupati Fauzi juga meminta JSI mengedepankan pemberitaan yang mendidik. Kecepatan menyampaikan informasi, menurutnya, harus berjalan bersama dengan akurasi, keberimbangan dan nilai edukasi.

“Berikan berita edukasi kepada masyarakat. Media harus mampu menjadi sumber informasi yang mencerdaskan, sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Ia menegaskan pembangunan Sumenep membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, akademisi, dunia usaha, media dan unsur lainnya.

“Membangun Sumenep itu sangat luas. Kita membutuhkan kolaborasi pentahelik. Media menjadi bagian penting karena karya jurnalistik dapat menjadi cermin pembangunan,” pungkas Bupati Fauzi.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, Bank BPRS Sumenep, Ketua Asosiasi Wartawan Sumenep, Ketua PKDI Sumenep H. Abdul Hayat serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada penghujung kegiatan, JSI Sumenep menyerahkan penghargaan kepada Bupati Sumenep dan Kapolres Sumenep sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pimpinan OPD yang dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Rangkaian kegiatan sosial turut diisi santunan kepada 300 anak yatim yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Pengukuhan kepengurusan periode 2026-2029 tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru JSI Sumenep. Organisasi ini meneguhkan komitmen untuk menjaga independensi dan profesionalitas pers, menjunjung etika jurnalistik, serta menghadirkan karya yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga memberikan edukasi dan manfaat bagi masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *