SUMENEP— Wajah infrastruktur di wilayah kepulauan Sumenep perlahan berubah. Ruas jalan yang sebelumnya harus dilalui dengan penuh kehati-hatian karena terdapat sejumlah bagian yang berlubang, kini mulai tampak mulus dan lebih nyaman dilintasi.
Perubahan itu terlihat pada akses yang menghubungkan Kecamatan Arjasa menuju Kecamatan Kangayan, termasuk kawasan Kayuaro. Bagi masyarakat setempat, kondisi jalan yang semakin baik menjadi kabar positif karena akses tersebut digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jalan yang telah diperbaiki itu bahkan menjadi perhatian warga hingga videonya dibagikan melalui media sosial TikTok dan mendapat respons dari masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari berbagai unggahan yang menampilkan kondisi jalan setelah dilakukan penanganan. Ruas yang sebelumnya dikeluhkan karena kerusakan kini justru menjadi perhatian karena kondisinya yang lebih baik.
Perubahan tersebut menjadi salah satu gambaran pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Sumenep yang tetap berjalan di tengah kebijakan refocusing anggaran.
Di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, pemerintah daerah menyatakan pembangunan di wilayah kepulauan tetap menjadi perhatian.
Tokoh pemuda kepulauan, MS, mengapresiasi perbaikan infrastruktur tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini tentu menjadi perkembangan yang sangat positif bagi masyarakat kepulauan. Jalan yang lebih baik membuat mobilitas warga menjadi lebih mudah, terutama untuk aktivitas sehari-hari,” kata MS.
Menurutnya, keberadaan jalan yang layak tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan. Infrastruktur tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kalau akses jalan semakin baik, aktivitas masyarakat juga semakin lancar. Kami berharap perhatian terhadap pembangunan kepulauan terus dilanjutkan,” ujarnya.
MS berharap pemerintah tidak berhenti pada ruas jalan yang telah diperbaiki. Menurutnya, masih terdapat sejumlah jalan lain yang membutuhkan penanganan secara bertahap.
“Kami berharap pembangunan terus berlanjut dan ruas jalan lain yang masih rusak juga mendapat perhatian. Pemerataan pembangunan akan semakin dirasakan masyarakat kalau akses antarwilayah semakin baik,” harapnya.
Kepulauan Dapat Porsi Anggaran Lebih Besar
Perhatian terhadap wilayah kepulauan juga tercermin dari kebijakan anggaran pembangunan jalan tahun 2026.
Dari total anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan sebesar Rp47,53 miliar, Pemkab Sumenep mengalokasikan Rp27,53 miliar atau sekitar 57,9 persen untuk wilayah kepulauan. Sementara wilayah daratan mendapat sekitar Rp19,99 miliar atau 42,1 persen.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan.
“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh perhatian yang sama dalam pembangunan. Karena itu, alokasi anggaran tahun 2026 lebih besar diarahkan ke kepulauan sebagai bentuk keberpihakan terhadap pemerataan pembangunan,” tegas Fauzi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, mengatakan pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati agar infrastruktur menjangkau seluruh wilayah.
Di wilayah kepulauan, anggaran antara lain diarahkan untuk rekonstruksi Jalan Pabian–Kangayan di Kecamatan Kangayan, Jalan Laok Jang-Jang–Kolo-Kolo, serta pemeliharaan Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman di Kecamatan Arjasa.
Sementara di wilayah daratan, pembangunan mencakup rekonstruksi Jalan Elak Daya–Mandala di Kecamatan Lenteng, Jalan Batuan–Matanair di Kecamatan Rubaru, serta pemeliharaan Jalan Pasar Ganding–Batu Ampar di Kecamatan Guluk-Guluk.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Bagi warga Arjasa hingga Kangayan, perubahan kondisi jalan menjadi hal yang dapat dirasakan secara langsung. Akses yang semakin baik membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
Di tengah penyesuaian anggaran, pembangunan kepulauan tetap mendapat perhatian. Jalan Arjasa–Kangayan menjadi salah satu bagian dari upaya Pemkab Sumenep meningkatkan konektivitas dan memperluas pemerataan infrastruktur di wilayah kepulauan.












