SUMENEP – Memasuki Bulan Bung Karno 2026, semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa kembali digaungkan di Kabupaten Sumenep. Bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, digelar kegiatan Doa untuk Sang Proklamator yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna sejarah.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep tersebut juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh Camat Kangayan beserta jajaran, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, termasuk Mohammad Syafei AG.

Suasana haru dan penuh penghormatan terasa sejak awal acara. Doa-doa dipanjatkan untuk Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus untuk seluruh pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.
Camat Kangayan, Nurullah, SH., MH., mengatakan bahwa Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.
“Melalui doa bersama ini, kita tidak hanya mengenang Bung Karno sebagai tokoh besar bangsa, tetapi juga meneladani semangat perjuangannya dalam membangun Indonesia. Nilai-nilai itu harus terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Mohammad Syafei AG menegaskan bahwa jasa para proklamator tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga dengan memperkuat persatuan dan terus berkarya untuk bangsa.
“Kita wajib bersyukur atas kemerdekaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa. Cara terbaik menghormati mereka adalah dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung dari Pendopo Agung Sumenep tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Di balik lantunan doa yang menggema, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya menjaga api perjuangan dan nasionalisme di tengah tantangan zaman.
Momentum Bulan Bung Karno 2026 ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk terus mengingat sejarah, menghargai jasa para pahlawan, serta menjadikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno sebagai inspirasi dalam membangun Sumenep dan Indonesia yang lebih maju.












