Pemerintahan

Festival Tongtong Semarak, Petugas DLH Sumenep Tetap Bergerak Menjaga Kebersihan hingga Pagi

304
×

Festival Tongtong Semarak, Petugas DLH Sumenep Tetap Bergerak Menjaga Kebersihan hingga Pagi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP — Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep bekerja sejak malam hingga pagi untuk menjaga kebersihan sepanjang rute Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026, Sabtu (5/9/2026).

Saat 27 grup tongtong dari berbagai wilayah se-Madura menyusuri sejumlah ruas jalan Kota Sumenep, petugas kebersihan berada di belakang peserta terakhir.

Mereka mengikuti pergerakan rombongan sambil membersihkan sampah yang tertinggal setelah peserta dan penonton melewati jalur festival.

Botol plastik, kemasan makanan, kertas dan sampah lainnya dikumpulkan secara bertahap. Setelah peserta melewati satu ruas jalan, petugas langsung melakukan pembersihan sebelum bergerak mengikuti rombongan berikutnya.

Pembersihan terus dilakukan hingga seluruh peserta menyelesaikan rute. Setelah peserta terakhir berlalu, petugas masih melanjutkan pekerjaan untuk memastikan sampah di sepanjang jalur telah dibersihkan.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga pagi sebagai bagian dari upaya DLH menjaga kebersihan selama pelaksanaan festival.

Sebelumnya, Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf memberikan arahan sekaligus tantangan kepada jajaran petugas kebersihan agar Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026 tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.

Arahan tersebut diterapkan dengan menempatkan petugas di belakang peserta terakhir. Dengan pola tersebut, sampah yang muncul selama kegiatan dapat segera ditangani tanpa menunggu festival selesai sepenuhnya.

Kerja petugas kebersihan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati menilai kebersihan merupakan bagian penting dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk festival yang mengangkat kesenian dan tradisi Madura.

Menurutnya, kecintaan terhadap budaya dan warisan leluhur perlu disertai dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melestarikan budaya tidak hanya menjaga kesenian dan tradisi, tetapi juga menjaga lingkungan tempat kegiatan budaya berlangsung.

Pelestarian budaya dan kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan bersama sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap daerah.

Komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Anwar Syahroni Yusuf, DLH menerapkan komitmen tersebut melalui kesiapan petugas di berbagai kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan penonton.

Pada Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026, petugas bekerja sejak malam hingga pagi. Mereka mengikuti peserta terakhir dan membersihkan sampah di sepanjang rute hingga seluruh jalur kembali bersih.

Bagi petugas kebersihan DLH Sumenep, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari tugas dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus bentuk komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan daerah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *