Pendidikan

Pecah! Sekolah Pelosok Hidupkan Kembali Topeng Madura, Malam Perpisahan SDN Soddara II Banjir Apresiasi

46
×

Pecah! Sekolah Pelosok Hidupkan Kembali Topeng Madura, Malam Perpisahan SDN Soddara II Banjir Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Sumenep, 30 Mei 2026 – Suasana haru, bangga, dan penuh semangat budaya menyelimuti malam perpisahan siswa SDN Soddara II Kecamatan Pasongsongan yang digelar pada Sabtu malam (30/5/2026). Kegiatan yang disatukan dengan malam pelepasan siswa TK Kusuma Bangsa Soddara tersebut berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Soddara, Suhanto, serta perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, yang dikenal dengan penampilan khas blangkonnya.

Kepala SDN Soddara II, Bambang Sutrisno, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Soddara dan KKKS Kecamatan Pasongsongan atas dukungan yang diberikan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama keluarga besar SDN Soddara II, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Soddara dan KKKS Kecamatan Pasongsongan yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada sekolah kami,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan bahwa malam perpisahan tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa. Pasalnya, kegiatan serupa baru kembali digelar setelah kurang lebih dua dekade tidak pernah dilaksanakan.

“Ini merupakan malam perpisahan pertama yang kami gelar setelah sekitar 20 tahun berlalu. Biasanya sekolah melaksanakan karya wisata ke berbagai objek wisata, namun tahun ini kami mencoba menghadirkan konsep berbeda melalui pentas seni yang berkolaborasi dengan Musik Tongtong Bintang Kejora Desa Padangdangan,” jelas Bambang.

Puncak kemeriahan malam itu terjadi saat para siswa menampilkan Tari Topeng Madura. Penampilan seni tradisional yang mulai jarang dijumpai tersebut berhasil memukau para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

 

Atraksi budaya itu seolah menjadi pengingat bahwa warisan leluhur Madura masih hidup dan mampu tumbuh di tangan generasi muda. Tepuk tangan panjang pun berkali-kali menggema sebagai bentuk apresiasi terhadap penampilan para siswa.

 

Di akhir sambutannya, Bambang berpesan kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SDN Soddara II agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak berhenti mengejar cita-cita.

 

“Kami berharap seluruh siswa yang lulus terus melanjutkan pendidikan, belajar dengan sungguh-sungguh, dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerahnya,” pesannya.

 

Sementara itu, Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, yang hadir mewakili KKKS Kecamatan Pasongsongan menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan acara tersebut.

 

Menurutnya, malam perpisahan SDN Soddara II menjadi bukti bahwa sekolah yang berada di pelosok pun mampu menghadirkan karya dan kreativitas yang luar biasa.

 

“Saya sangat bangga melihat penampilan anak-anak malam ini. Ada begitu banyak kreativitas yang ditampilkan, termasuk Tari Topeng Madura yang memiliki nilai budaya sangat tinggi. Karena itu, sangat keliru jika masih ada anggapan bahwa sekolah pelosok tidak mampu berkreasi. Malam ini saya menyaksikan sendiri bagaimana kreasi yang lahir dari sekolah pelosok justru sangat membumi dan menginspirasi,” ujarnya.

 

Tokoh yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Panaongan III tersebut menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan moral kepada sesama kepala sekolah dalam membangun pendidikan.

 

“Saya datang sebagai teman dan sahabat sesama kepala sekolah untuk saling menguatkan. Ketika melihat acara ini berjalan sukses dan membanggakan, saya ikut merasa bangga dan bahagia. Ke depan, saya berharap sekolah-sekolah di Kecamatan Pasongsongan terus berkolaborasi, bergandeng tangan, dan saling merangkul demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan,” tambahnya.

 

Malam perpisahan dan pelepasan siswa tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni kelulusan. Di tengah gemerlap panggung seni dan alunan Musik Thongthong Bintang Kejora, SDN Soddara II berhasil mengirim pesan kuat bahwa kreativitas, pelestarian budaya, dan semangat kolaborasi dapat tumbuh subur di mana saja, termasuk dari sebuah sekolah yang berada jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *