Sumenep, 6 Juni 2026 — Semangat kebersamaan dan perjuangan para PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan kembali terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Pembuatan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2025 serta Persiapan Monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) di SDN Pasongsongan I.
Kegiatan yang digagas oleh Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan tersebut dihadiri oleh seluruh PPPK Paruh Waktu se-Kecamatan Pasongsongan. Turut hadir Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan H. Akhmad Busri, Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan Agus Sugianto, Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan Moh. Adi, serta Koordinator Kabupaten PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep Sovi Kurnia Dewi, S.Pd.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Selain menjadi ajang penguatan kapasitas administrasi ASN, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi menjelang pelaksanaan monitoring dari BKPSDM Kabupaten Sumenep yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan yang telah menggagas kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan ini sangat positif dan strategis karena membantu seluruh PPPK Paruh Waktu mempersiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Kabupaten PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, Sovi Kurnia Dewi, S.Pd, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan sosialisasi tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga memaparkan berbagai langkah dan upaya yang telah dilakukan dalam memperjuangkan nasib PPPK Paruh Waktu agar memperoleh kepastian status sebagai PPPK Penuh Waktu.
“Perjuangan ini membutuhkan kebersamaan, kesabaran, dan kekompakan. Kami terus melakukan berbagai langkah koordinasi dan komunikasi agar aspirasi PPPK Paruh Waktu dapat didengar dan diperjuangkan hingga tingkat pusat,” tegasnya.
Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan, Moh. Adi, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota yang telah hadir dan menunjukkan komitmen terhadap perjuangan bersama.
“Kehadiran teman-teman hari ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih terjaga dengan baik. Saya berharap soliditas dan kekompakan seluruh PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan terus dipertahankan dalam memperjuangkan aspirasi dan masa depan kita bersama,” ujarnya.
Salah satu sesi yang paling mendapatkan perhatian peserta adalah materi sosialisasi pembuatan SKP Tahun 2025 yang disampaikan oleh Agus Sugianto, S.Pd, Kepala SDN Panaongan III yang juga menjabat sebagai Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan. Sosok yang dikenal ikonik dengan blangkon yang selalu melekat dalam berbagai kegiatan kedinasan tersebut tampil lugas dan komunikatif dalam menjelaskan tata cara penyusunan SKP bagi guru maupun tenaga kependidikan.
Di hadapan peserta, Agus Sugianto menjelaskan secara rinci mulai dari konsep dasar SKP, penyusunan indikator kinerja, hingga langkah-langkah teknis pengisian yang sesuai dengan ketentuan terbaru. Penjelasan yang sistematis dan mudah dipahami membuat peserta semakin percaya diri dalam menyusun SKP secara mandiri.
Menurutnya, SKP bukan sekadar dokumen administratif untuk memenuhi persyaratan monitoring, melainkan instrumen penting dalam membangun budaya kerja profesional sebagai aparatur sipil negara.
“Saya berharap seluruh PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan mampu menyusun SKP Tahun 2025 dengan baik sebagai salah satu persyaratan monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep. Namun yang lebih penting, kemampuan menyusun SKP ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Ke depan, seluruh PPPK Paruh Waktu harus terbiasa menyusun SKP setiap tahun karena hal tersebut merupakan tugas dan kewajiban ASN, baik PNS maupun PPPK,” jelas Agus Sugianto.
Sebagai sosok yang selama ini dikenal aktif membina dan mendampingi lahirnya Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak yang tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga solusi konkret bagi peningkatan kapasitas para PPPK Paruh Waktu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan semakin siap menghadapi monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep sekaligus semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai ASN yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan pendampingan teknis penyusunan SKP yang berlangsung hangat dan produktif. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal penting bagi PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan untuk terus bergerak maju, memperkuat kompetensi, serta mengawal perjuangan menuju status PPPK Penuh Waktu.












